Lewati ke konten
KawanTumbuh
Semua artikel

Tips Parenting ·

Anak Usia 2 Tahun Belum Menggabungkan Dua Kata, Kapan Perlu Konsultasi?

Setiap anak berkembang dengan kecepatannya sendiri, tetapi penanda perkembangan tetap perlu diperhatikan. Kenali hal yang dapat diamati dan cara mendukung komunikasi anak di rumah.

Anak Usia 2 Tahun Belum Menggabungkan Dua Kata, Kapan Perlu Konsultasi?

Saat anak seusia si kecil mulai banyak berbicara, Ayah dan Bunda mungkin bertanya-tanya apakah perkembangan bahasa anak sudah sesuai. Di sisi lain, nasihat “nanti juga bisa sendiri” sering membuat orang tua ragu untuk berkonsultasi.

Perbedaan perkembangan memang ada, tetapi kekhawatiran orang tua tetap layak didengarkan.

Perhatikan salah satu penanda perkembangan bahasa

Pada usia sekitar 2 tahun, kebanyakan anak mulai menggabungkan setidaknya dua kata, misalnya “mau susu” atau “bola jatuh”.

Jika kemampuan ini belum muncul, diskusikan dengan dokter anak. Satu penanda yang belum tercapai tidak menentukan diagnosis, tetapi dapat menjadi alasan untuk melakukan evaluasi.

Amati lebih dari jumlah kata

Perhatikan juga apakah anak memahami ucapan sederhana, menggunakan gestur, merespons suara, dan berusaha berkomunikasi dengan orang lain.

Catat contoh perilaku sehari-hari agar lebih mudah disampaikan saat konsultasi. Jika anak kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dimiliki, segera minta evaluasi.

Dukung komunikasi melalui kegiatan sehari-hari

Ikuti minat anak ketika bermain. Jika anak menunjuk mobil, orang tua dapat mengatakan, “Mobil biru sedang jalan.”

Beri waktu untuk merespons melalui suara, gestur, atau kata. Hindari menjadikan setiap interaksi sebagai tes yang menuntut jawaban benar.

Membaca buku bergambar, bernyanyi, dan bermain bergiliran juga memberi ruang untuk berkomunikasi.

Apa yang dilakukan saat evaluasi?

Dokter dapat menilai perkembangan anak dan mempertimbangkan pemeriksaan pendengaran atau rujukan untuk evaluasi bicara dan bahasa.

Keterlambatan komunikasi dapat memiliki beragam penyebab. Karena itu, jangan langsung menyimpulkannya sebagai akibat pola asuh atau satu kebiasaan tertentu.

Meminta bantuan lebih awal adalah langkah untuk memahami kebutuhan anak. Stimulasi di rumah dapat berjalan bersama pendampingan profesional sesuai hasil evaluasi.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis keterlambatan perkembangan.

Ingin anak Anda didampingi guru pendidikan inklusif di rumah?